Ini Bedanya Dokter Spesialis Anak

Di Indonesia jumlah dokter spesialis anak memang tidak begitu banyak. Padahal dokter spesialis iniĀ  cukup banyak dibutuhkan. Dalam dunia kedokteran, spesialis ini disebut pediatri. Pediatri punya perbedaan dengan kedokteran dewasa. Terutama perbedaan fisik antara anak dan orang dewasa yang menjadikan kesehatan anak berdiri sebagai spesialis tersendiri. Sehingga tidak bisa juga dikatakan pediatri ini menangani pasien dewasa versi kecil. Selain mengobati, dokter anak juga melakukan upaya pencegahan penyakit sebelum terjadi. Seperti mengajari orang tua soal keamanan dan gizi, mereka juga anak-anak yang lebih dewasa bagaimana menggobati luka, atau kecanduan alcohol dan rokok. Maka dokter spesialis anak ini cukup berperan dalam perubahan pada diri anak.

Beberapa Masalah yang Ditangani Dokter Spesialis Anak

Dokter spesialis ini menangani beberapa hal seperti mengevaluasi pertumbuhan dan perkembangan anak dan juga mendeteksi apa saja gangguan yang terkait. Mereka juga memberikan edukasi pada para ibu tentang bagaimana keamanan, gaya hidup, dan cara menyusui bayi. Selain itu juga bertanggungjawab pada imunisasi terhadap anak, memonitor bagaimana kondisi bayi yang terlahir prematur dan memberikan penanganan-penangan yang dibutuhkan. Dokter spesialis ini juga mendiagnosis penyakit tertentu pada anak seperti infeksi saluran pernapasan, diare, infeksi telinga, alergi pada anak, infeksi kulit, dan kanker pada anak.

READ  Mengenal Beragam Informasi Jenis-Jenis Infeksi Saluran Pernafasan

Mereka juga menangani beragam kondisi penyakit yang dapat menyerang anak, termasuk kelainan genetik, cedera fisik, penyakit infeksi, alergi, kelainan autoimun, masalah gizi. Selain memeriksa dan mengobati kesehatan fisik pada tubuh anak, seorang dokter spesialis anak juga bertanggung jawab terhadap gangguan mental yang bisa saja menyerang pada anak dan remaja, seperti depresi dan gangguan kecemasan.

Dokter spesialis ini akan memberikan rujukan jika penyakit yang dialami pasien membutuhkan perawatan dari dokter spesialis lainnya. Misalnya, rujukan pada spesialis bedah anak bila pasien membutuhkan tindakan operasi. Atau spesialis saraf jika berhubungan dengan saraf anak. Selain itu juga bertanggung jawab terhadap pemeriksaan fisik dan penelusuran riwayat medis, tumbuh kembang anak, riwayat kehamilan dan persalinan ibu saat mengandung anak, juga kelengkapan imunisasi pada anak dan remaja. Spesialis anak melakukan penyuntikan terkait pemberian vaksin kepada anak, menentukan penanganan perawatan baik rawat jalan atau rawat inap pada anak dan remaja. Mengevaluasi dan memantau kondisi anak selama melakukan perawatan dan memberikan pengobatan sesuai diagnosis dan apa saja yang dibutuhkan anak. Memberikan pertolongan medis dalam kasus gawat darurat pada anak, seperti sesak napas, sepsis, syok, dan kejang pada anak, dan menentukan langkah penanganan selanjutnya. Spesialis anak bertanggung jawab menjelaskan kondisi medis anak, rekomendasi pengobatan, dan langkah penanganan medis kepada orang tua dengan bahasa yang mudah dipahami.

READ  Mengetahui Infeksi Saluran Kemih Yang Mungkin Belum Diketahui

Kondisi yang mengharuskan periksa ke dokter spesialis anak

Anda perlu memeriksakan anak anda ke spesialis anak jika mengalami kondisi seperti demam, muntah atau diare berat, dehidrasi, kejang, gangguan pernapasan seperti batuk dan pilek yang tidak sembuh-sembuh, atau sampai menyebabkan gejala berat seperti sesak napas, nyeri saat buang air kecil, muncul ruam pada tubuh anak, mengalami masalah tumbuh kembang, bayi yang terlahir premature, dan kondisi lain yang mengharuskan penanganan khusus pediatri.

Sebelum anda memeriksakan anak ke dokter spesialis ini anda harus mempersiapkan berbagai hal berikut. Seperti mencatat segala keluhan atau gangguan yang dialami anak anda. Hal ini cukup berguna bagi dokter, supaya mempermudah mendiagnosis penyakit apa yang dialami anak anda. Catat juga riwayat kehamilan saat mengandung anak, riwayat persalinan anak, sampai status tumbuh kembang, dan kelengkapan imunisasi anak. Jangan lupa juga untuk bertanyalah pada saudara, teman, atau kerabat mengenai referensi pediatri yang praktik di daerah sekitar Anda. Cari tahu pula berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk memeriksakan anak anda ke pediatri. Dengan penanganan tepat sesuai ahli bidangnya, tentu akan semakin mempercepat kesembuhan sang buah hati.

READ  Mengenal Lebih Mendalam Cara Mengobati Dan Informasi Infeksi Kandung Kemih

Sumber referensi: alodokter.com

Sumber gambar: alodokter.com